Beberapa waktu terakhir kita merasakan panas yang berlebih, hingga di beberapa daerah mencapai kondisi panas yang ekstrim. Bergerak keluar rumah saja rasa panasnya luar biasa membuat kita semakin lelah dan kehabisan energi semakin mudah. Ternyata salah satu penyebabnya adalah El-Nino. Apa sih itu El-Nino dan kenapa dia berpengaruh sekali dengan perubahan cuaca yang kita rasakan pada saat ini?
Indonesia merupakan negara yang berada di garis ekuator dan berbatasan langsung dengan samudra pasifik. Indonesia yang berada di sisi barat Samudra Pasifik, mengalami perubahan suhu air laut secara periodik akibat adanya perubahan arah angin pasat dan tekanan udara sepanjang sisi timur dan barat Samudra Pasifik. Sebelum kita bahas lebih lanjut mengenai suhu air laut, maka kita coba ingat lagi nih soal terjadinya hujan. Nah, peristiwa hujan (presipitasi) itu karena adanya proses peguapan (evaporasi), jadi kalau temperatur permukaan air meningkat maka proses evaporasi akan semakin mudah dan peluang terjadinya hujan akan semakin meningkat.
Balik lagi soal El-Nino, suhu normal permukaan laut rata-rata di Indonsia sekitar 27$^o$C hingga 30$^o$C, namun pada saat terjadinya El-Nino suhu permukaan laut akan menurun sedikit sehingga mengurangi potensi terjadinya presipitasi. Kenapa bisa turun ya suhunya? Dalam situasi normal, arah gerakan angin pasat selalu ke arah barat Samudra Pasifik (timur Indonesia) yang menyebabkan suhu permukaan air laut yang hangat dan meyebabkan curah hujan yang cukup tinggi sepanjang tahun, terutama pada saat musim hujan di Bulan Oktober hingga Maret.
Namun, secara periodik akan ada perubahan arah gerakan angin pasat dari sisi barat Samudra Pasifik menuju arah timur Samudra Pasifik, hal ini menyebabkan adanya suhu permukaan air laut yang hangat akan menuju kearah timur Samudera Pasifik dan menyebabkan suhu air laut menurun di timur Indonesia dan rendahnya angka presipitasi. Peristiwa ini dapat menyebabkan akan musim kemarau yang panjang hingga beberapa bulan bahkan bisa hingga tahun.
Fenomena El-Nino ini akan menyebabkan suhu akan meningkat dalam kurun beberapa waktu bulan terakhir ini, dan menyebabkan adanya berbagai disrupsi cuaca yang diperparah oleh perubahan iklim. Berdasarkan perkiraan El-Nino akan terjadi paling sepanjang tahun 2023, bahkan ada kemuningkan bertahan hingga awal tahun depan. Kalian bisa melihat aktivitas El-Nino secara rill waktu untuk mengemati perkembangan dari fenomena El-Nino dan melakukan antisipasi terhadap perubahan cuaca. Apabila ada musim kemarau berkepanjangan, maka ternyata ada fenomena hujan berkepanjangan, yang dikenal dengan La-Nina, nah bisa kita lihat dari diagram 1.

Fenomena El-Nino diperkirakan akan bertahan hingga akhir tahun 2023 dan kita harus bersiap dengan kondisi cuaca yang cukup panas. Perubahan iklim telah memperparah keadaan El-Nino saat ini, suhu bumi yang telah naik hingga 1.7$^o$C, sehingga suhu ekstrim ini akan membuat cuaca panas akan berdampak lebih buruk. Emisi gas rumah kaca yang terus menerus menumpuk di atmosfer, akan membuat suhu rata-rata udara di permukaan akan terus meningkatkan, dan radiasi panas yang berkepanjangan ini akan menghasilkan berbagai dampak.
El-Nino dan perubahan iklim ternyati menjadi sebuah kombo yang menghasilkan cuaca panas ekstrim dan telah memberikan dampak ke berbagai hal, seperti gagal panen di beberapa daerah karena kurangnya sumber pengairan, bertambahnya berbagai bentuk cuaca ekstrim lainnya seperti badai, merusak terumbu karang dan padang lamun yang akan mengganggu ekosistem lautan, bahkan menggangu fungsi sistem organ tubuh kita. El-Nino merupakan siklus yang terjadi dan telah dapat diprediksi kejadiannya oleh para ilmuwan, tapi apakah kita mau membiarkan kondisi ini diperparah oleh perubahan iklim?
Solan, M. (2022). Heart problems and the heat: What to know and do. [online] Harvard Health. Available at: https://www.health.harvard.edu/blog/heart-problems-and-the-heat-what-to-know-and-do-202206212765
King, A. (2023). 6 reasons why global temperatures are spiking right now. [online] The Conversation. Available at: https://theconversation.com/6-reasons-why-global-temperatures-are-spiking-right-now-215140.
BRIN - Mengenal Fenomena El Nino dan Prediksi Kemungkinan Terjadinya di Indonesia. (n.d.). Mengenal Fenomena El Nino dan Prediksi Kemungkinan Terjadinya di Indonesia. [online] Available at: https://www.brin.go.id/news/112604/mengenal-fenomena-el-nino-dan-prediksi-kemungkinan-terjadinya-di-indonesia
Denny Wijaya Kusuma, Ari Murdimanto, Aden, L.Y., Bambang Sukresno, Dinarika Jatisworo and Rizki Hanintyo (2017). Sea Surface Temperature Dynamics in Indonesia. 98, pp.012038–012038. doi:https://doi.org/10.1088/1755-1315/98/1/012038.
Indonesia, C.N.N. (n.d.). Kapan El Nino Datang ke Indonesia? [online] teknologi. Available at: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20230512084308-199-948586/kapan-el-nino-datang-ke-indonesia
www.climate.gov. (n.d.). ENSO_walker-circulation_animation.gif | NOAA Climate.gov. [online] Available at: https://www.climate.gov/media/15616.
VOA Indonesia. (2023). BMKG: Fenomena El Nino Bertahan hingga Akhir Tahun 2023. [online] Available at: https://www.voaindonesia.com/a/bmkg-fenomena-el-nino-bertahan-hingga-akhir-tahun-2023/7204967.html
Bhwana, P.G. (2023). El Nino Threat, BMKG Warns of Crop Failure. [online] Tempo. Available at: https://en.tempo.co/read/1751173/el-nino-threat-bmkg-warns-of-crop-failure
Amaya, D. (2023). El Nino 2023 juga berdampak ke laut, bencana bagi ikan dan karang. [online] The Conversation. Available at: https://theconversation.com/el-nino-2023-juga-berdampak-ke-laut-bencana-bagi-ikan-dan-karang-204118.